Yuk Kenalan dengan Enamel, Lapisan Terluar Gigi!

Yuk Kenalan dengan Enamel, Lapisan Terluar gigi! Pernahkah kamu merasa tidak nyaman dengan bau mulut, sehingga seringkali lebih sering menggosok gigi? Namun, tahukah kamu jika terlalu sering menggosok gigi ternyata juga dapat menyebabkan kerusakan lho!

 

Penelitian membuktikan, jika bahwa terlalu sering menyikat gigi akan merusak lapisan gigi terluar yang berwarna putih, lapisan terluar itu disebut juga dengan enamel gigi.

 

Bagi kamu yang belum mengetahui apa itu enamel, Enamel adalah bagian terluar gigi. Mereka memiliki fungsi sebagai pelindung gigi dari keropos dan juga kerusakan. Enamel juga sebagai pelindung dentin, jika enamel mengalami erosi, maka akan menimbulkan ketidaknyaman dalam hidup.

 

Lalu, hal apa saja awal mula gejala ketika gigi mengalami erosi atau ketika enamel gigi mulai terkikis? Simak penjelasannya berikut ini!

 

Perubahan Bentuk Gigi  dan Berwarna Kuning

Ketika enamel gigi mulai menipis hal pertama yang terlihat adalah warna gigi menjadi lebih kuning dari biasanya, hal ini dikarenakan lapisan dentin yang mulai terbuka. Pada dasarnya dentin memiliki warna asli kekuningan.

 

Selain itu, gigi juga akan tampak lebih membulat. Hal ini terjadi karena lapisan enamel sudah mulai hilang sedikit demi sedikit. Permukaan gigi seperti gigi taring dan gigi seri, semuanya akan terlihat lebih menonjol, karena enamel gigi yang mulai menipis.

 

Gigi Sensitif

 

Yuk Kenalan dengan Enamel, Lapisan Terluar Gigi!

Saat lapisan gigi menipis maka saraf atau dentin yang berada di bawah akan terbuka atau transparan, sehingga menjadi lebih sensitif terhadap suhu. Sebagai contoh jika kamu memakan makanan dingin, panas atau asam, saraf yang sensitif akan langsung merespon. Saat itu juga kamu akan merasakan ngilu atau nyeri pada gigi.

 

Tidak hanya menipisnya enamel gigi, cara menyikat gigi yang tidak benar dan penggunaan bulu sikat gigi kasar akan membuat gusi juga bisa mengikis, sehingga mengakibatkan gigi sensitif. Bleaching juga dapat mempengaruhi enamel gigi, sehingga membuat saraf menjadi lebih sensitif.

 

Lalu, bagaimana cara mengatasi gigi sensitif? Lakukanlah cara menyikat gigi dengan benar seperti menggunakan sikat gigi Systema Active Clean yang memiliki bulu lembut dan tipis, dengan kepala sikat yang 1,4 kali lebih lebar sehingga dapat membersihkan gigi semakin efektif, tidak menyakiti gusi dan enamel gigi.

  

Gigi Berlubang

Pengikisan enamel gigi yang semakin parah akan memicu terjadinya gigi berlubang, ketika lapisan semakin tipis, maka sedikit demi sedikit gigi akan retak dan terjadi lubang. Mungkin awal lubang kecil tidak akan terasa, namun jika dibiarkan maka lubang akan semakin besar, sehingga mengakibatkan sakit hingga sampai saraf dan memicu pembengkakan.

 

Hal tersebut dikarenakan bakteri dan asam yang berada di mulut akan dapat menembus gigi yang tipis, sehingga menyebabkan sebuah penyakit baru. Sebagai pencegahan kamu harus melakukan sikat gigi secara rutin yaitu dua kali sehari, namun jangan berlebihan.

Gunakan pasta gigi Systema yang mengandung kalsium nano, kandungan tersebut dapat mencegah karies dini dan mengatasi gejala awal gigi berlubang.

 

Itulah beberapa hal yang akan terjadi ketika enamel gigi mengalami penipisan. Jika kamu ingin terhindar dari gejala tersebut, maka mulai menjaga kesehatan gigi dan mulut.

 

Sikat gigi dua kali sehari yaitu pagi, 30 menit setelah sarapan dan sebelum tidur menggunakan sikat gigi lembut Systema dan pasta gigi Systema dilengkapi dengan kalsium nano yang mampu menutup lubang kecil.