3 Mitos Seputar Kesehatan Gigi dan Mulut

Ada banyak mitos yang beredar di masyarakat seputar kesehatan gigi dan mulut. Dimana mitos ini banyak dipercaya, walaupun sumbernya tidak pasti dan tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Kebanyakan merupakan omongan yang didapat secara turun temurun dari orangtua, dengan klaim pernah dialami sendiri, sehingga mau tak mau banyak yang akhirnya mempercayainya.

 

Memang ada banyak sekali mitos kesehatan gigi yang mungkin pernah kamu dengar atau bahkan mungkin kamu sudah terlanjur mempercayainya. Berikut ini ada 3 mitos seputar kesehatan gigi dan mulut, serta fakta kebenarannya yang sudah terbukti secara medis.

  

Sikat Gigi Langsung Setelah Makan Itu Baik

 

Ada mitos yang mengatakan bahwa menyikat gigi segera setelah selesai makan itu merupakan hal yang baik. Ini sebetulnya merupakan mitos kesehatan gigi yang sangat menyesatkan, karena sebenarnya menyikat gigi langsung setelah makan justru berbahaya.

 

Faktanya, saat kamu mengonsumsi makanan, kadar asam dalam mulut akan mengalami peningkatan, sehingga kondisi gigi saat itu pun akan melemah. Kemudian dapat mengakibatkan terkikisnya lapisan enamel dan dentin pada gigi sehingga gigimu bisa rusak.

 

Pada dasarnya tubuh dapat memperbaiki kadar asam dalam mulut dengan bantuan air liur yang mengembalikan kadar asam ke tingkat Ph yang normal. Oleh karena itu, untuk mengatasi 3 mitos seputar kesehatan gigi dan mulut ini sikat gigilah setelah 30 menit dari waktu selesai makan, agar memberikan waktu pada saliva untuk menetralkan kadar asam pada rongga mulut.

  

Gigi yang Sehat Itu Gigi yang Berwarna Putih

 

3 Mitos Seputar Kesehatan Gigi dan Mulut

Salah satu dari 3 mitos seputar kesehatan gigi dan mulut lainnya adalah banyak yang mengatakan, bahwa gigi yang sehat adalah yang warnanya putih sampai akhirnya banyak orang yang berlomba-lomba memutihkan gigi, agar terlihat menarik dan kuat.

 

Faktanya, warna gigi bukanlah standar dari kesehatan gigi yang optimal sebab warna gigi setiap orang berbeda-beda. Banyak faktor yang mempengaruhi, seperti gen dan usia kamu, pola makan dan minum dalam keseharian, kebiasaan merokok, obat yang diminum hingga faktor usia.

 

Dimana semakin bertambahnya usia, gigi akan semakin menguning disebabkan lapisan enamelnya yang mulai hilang dan membuat gigi menjadi terpapar. Gigi yang sehat adalah gigi yang tidak berlubang dan tidak goyang.

 

Mencabut Gigi Bisa Bikin Mata Buta

 

Salah satu mitos kesehatan gigi yang sudah berkembang luas di masyarakat adalah mencabut gigi terutama gigi bagian atas dapat menyebabkan kebutaan. 3 mitos seputar kesehatan gigi dan mulut yang satu ini juga salah besar.

 

Sebab, faktanya pencabutan gigi yang dilakukan sesuai dengan prosedur tidak akan menimbulkan efek yang negatif atau berbahaya bagi tubuh, karena mata dan gigi memiliki percabangan saraf yang berbeda dimana cabang saraf gigi adalah maksilaris dan mandibula, sedangkan cabang saraf mata adalah saraf optalmikus. Jadi, pencabutan gigi tidak akan membuat mata menjadi buta.

 

 

Itulah 3 mitos seputar kesehatan gigi dan mulut yang beredar di masyarakat yang faktanya tidak benar sama sekali. Untuk mendapatkan gigi yang bersih dan sehat diperlukan sikat gigi berkualitas tinggi yang bisa membersihkan kotoran dan sisa makanan yang terselip di sela-sela gigi.

 

Gunakanlah sikat gigi Systema yang memiliki bulu sikat 3S (soft, slim, and strong) yang ramping dan lembut namun kuat, sehingga bisa membersihkan sela tersempit pada celah gigi dan tidak akan melukai gusimu.