Kunci Sukses Melamar Kerja di Kantor Baru

Kunci Sukses Melamar Kerja di Kantor Baru

Ingin mencoba karir baru di perusahaan lain? Kejenuhan di kantor lama, atau sebagai lulusan universitas yang sudah saatnya mencari pengalaman di dunia kerja, merupakan alasan seseorang untuk mengirim surat lamaran dan pengalamannya ke perusahaan impiannya. Seringkali, karena belum memiliki pengalaman bekerja, seseorang jadi kagok ketika hendak mengirim CV. Namun, ada juga yang terlalu yakin untuk ‘menjual’ kemampuannya tersebut dengan cara yang keliru, sehingga menimbulkan kesan yang tidak baik pada calon user. Lalu, seperti apa seharusnya bentuk CV maupun surat lamaran yang baik?

 

Jual pengalaman, bukan jual ‘diri’

Setinggi apapun ilmu yang Anda miliki, ingatlah bahwa di luar sana, banyak perusahaan yang mencari orang dengan ilmu berupa pengalaman bekerja. Ilmu yang Anda dapatkan selama kuliah tidak akan bisa menjamin posisi Anda dalam sebuah perusahaan, karena nilai pengalaman bekerja seringkali lebih berharga dan menjadi salah satu penilaian bagi perusahaan dalam mempekerjakan karyawan. Jadi, tidak perlu membumbui CV dengan banyak gelar, tetapi tetaplah meminta kesempatan untuk belajar demi memperkaya pengalaman bekerja Anda.

 

Data diri ini tidak perlu dicantumkan

Dalam menulis CV, perhatikan data-data yang akan Anda cantumkan. Tidak perlu memasukkan nama kedua orangtua Anda. Ketika menulis status, hanya ada dua pilihan: lajang atau menikah, tidak perlu cantumkan Anda sedang in a relationship. Golongan darah memang perlu dicantumkan dalam KTP, tetapi tidak untuk CV. Ketika menulis hobi atau minat, gunakan istilah yang formal, misalnya ‘nongkrong bareng teman’, lebih baik menulisnya dengan ‘bersosialisasi’.

 

Tau ke mana dan kepada siapa Anda akan mengirimnya

Hal ini penting, karena kesalahan fatal yang sering dilakukan seseorang ketika mengirim CV adalah nama perusahaan yang tidak sesuai dengan alamat perusahaan yang dituju. Kalau sudah begini sih, siap-siap saja email Anda akan dilewati begitu saja dan tidak dibaca sama sekali.

 

Cantumkan referensi dari orang yang pernah bekerja dengan Anda

Bila Anda punya pengalaman bekerja, Anda bisa mencantumkan nama rekan kerja atau atasan Anda sebagai referensi, dimana calon perusahaan baru bisa menghubunginya untuk menanyakan bagaimana kinerja Anda selama ini.

 

Perhatikan ukuran file di dalam email Anda

Bila ingin menampilkan portfolio atau hasil karya Anda, pastikan ukuran file yang Anda sajikan tidak berat, sehingga memudahkan calon perusahaan untuk tetap bisa melihatnya tanpa dirugikan dengan waktu yang dibutuhkan untuk mengunduh file tersebut. Selain itu, tidak perlu menggelar ijazah sampai berlembar-lembar hanya supaya CV Anda terlihat lengkap, justru CV yang terlalu panjang akan terkesan membosankan.

 

So, sudah siap kirim CV? Semoga berhasil!

MOST READ
Mulut Kering, Berbahayakah_t

Mulut Kering, Berbahayakah?

Mulut kering mungkin kerap kali Anda alami. Sebagian menganggapnya hal yang sepele, namun mulut kering atau Xerostomia ini sebenarnya cukup mengganggu

Makanan Manis Berbahaya Untuk Gigi Mitos atau Fakta_t

Makanan Manis Berbahaya Untuk Gigi? Mitos atau Fakta?

Selalu saja ada perdebatan bila Anda dihadapkan pada satu kejadian, termasuk kesehatan gigi.

(8)

Menjadi Ibu Rumah Tangga Sekaligus Wanita Karir? Yuk, Simak Tipsnya!

Yuk, simak tips menjadi ibu rumah tangga sekaligus wanita karir berikut ini!

Email:

Password :

Retype Password :

Email:

Password :