FaktaDibalikMouthwash-b

Fakta Dibalik Mouthwash

          Tahukah Anda berapa banyak bakteri yang bersarang di dalam rongga mulut kita? Berdasarkan penelitian yang dilakukan para ahli gigi, terdapat 250 bakteri, termasuk bakteri baik dan bakteri buruk di dalamnya. Beberapa bakteri yang hidup di permukaan mulut, seperti Streptococus salivarius, Bakteroides gingivalis, Streptococus Mitis, Sanguis, mutans, dan Veillonella merupakan penyebab utama kerusakan gigi, karena sifat asidogenik dan asiduriknya. Yang dimaksud dengan sifat asidogenik adalah membentuk asam dari subtrat. Sementara asidurik kemampuan untuk bertahan hidup dan memproduksi asam terus menerus pada kondisi pH rendah. Akibat kedua sifat tersebutlah maka terbentuk plak, karies yang menyebabkan gigi berlubang.

          Kemudian, apa yang dapat kita lakukan agar gigi tetap terawat, bebas dari rasa nyeri, juga ngilu akibat makanan manis? Banyak yang beranggapan bahwa untuk menjaga kesehatan serta kebersihan mulut dan gigi, Anda hanya perlu rajin menyikat gigi minimal dua kali sehari, terutama setelah makan lalu sebelum tidur. Perlu Anda ketahui, bahwa menyikat gigi, hanya mampu membersihkan kotoran yang ada di permukaan gigi. Sementara, ratusan bakteri buruk lain yang tidak dapat terjangkau di sela-sela, terus berkembang dan merusak gigi. Untuk itu, lanjutkanlah rutinitas sikat gigi Anda dengan berkumur menggunakan mouthwash. Alasannya karena hanya cairan mouthwash lah yang mampu menggapai sisa makanan juga bakteri bandel di sela-sela gigi dan mulut.

        Systema Advanced Oral Care System, menghadirkan tiga varian mouthwash, yaitu Mentol Breeze, Spring Fresh, dan Green Forest. Dengan tiga kekuatan aktif, Flouride, IPMP, dan kandungan GK2, Systema Mouthwash ahli dalam membunuh bakteri dengan menembus biofilm terdalam. Bukan sekedar memberi efek segar pada mulut, namun Systema Mouthwash menjaga gigi agar terhindar dari timbunan plak, mencegah bau mulut, serta mengurangi resiko penyakit periodental dan radang gusi. Tidak seperti kebanyakan mouthwash yang beredar di pasaran, Systema Mouthwash tidak menimbulkan rasa perih seperti terbakar di mulut. Mengapa? Ini dikarenakan Mouthwash buatan Lion Jepang ini, memiliki kandungan alkohol yang rendah, bahkan 0% pada varian Green Forest.

          Agar pemakaian mouthwash Anda lebih maksimal dan tidak salah kaprah, simak fakta mouthwash berikut:

  • Mouthwash bersifat kosmetik dan terapeutik. Mouthwash bersifat kosmetik bertujuan untuk menghilangkan sisa oral debris sebelum dan sesudah sikat gigi, flossing atau prosedur kontrol plak. Sementara mouthwash terapeutik memiliki bahan aktif yang gunanya menghentikan, menyembuhkan juga mencegah gangguan penyakit pada gigi.
  • Mouthwash yang baik adalah yang memiliki kadar rendah atau bahkan bebas dari alkohol. Mengapa? Berdasarkan penelitian Dental Journal Australia, alkohol yang dimaksudkan untuk memberikan efek segar, justru dapat menimbulkan zat-zat berbahaya yang menembus lapisan kulit di sekitar mulut. Alkohol menghilangkan kelembaban pada mulut dan menimbulkan kekeringan. Sehingga memicu bakteri serta kuman di dalam mulut yang mengakibatkan sariawan, bau mulut, serta iritasi.
  • Penggunaan mouthwash yang berlebihan, terutama yang dilengkapi dengan zat chlorohexidine gluconate (berfungsi menghilangkan plak) dapat menimbulkan noda pada gigi. Karena itu, gunakanlah mouthwash maksimal dua kali sehari terutama bagi Anda yang memiliki jenis gigi sensitif.

 

 

MOST READ
Yuk, Pilah-Pilah Pasta Gigi yang Tepat-t

Yuk, Pilah-Pilah Pasta Gigi yang Tepat

Banyaknya merk pasta gigi yang beredar di pasaran, kadang membuat bingung untuk memilih mana produk yang paling baik untuk kita

5 Tips sehat selama berpuasa thumb

5 Langkah untuk Tetap Sehat Selama Berpuasa

Tips menjaga kesehatan selama berpuasa dan agar tidak bau mulut

Serunya Bersepeda di Jepang_2-t

Serunya Bersepeda di Jepang

Siapa bilang keseruan bersepeda hanya ada di Jakarta saat Car Free Day? Di Jepang pun demikian

Email:

Password :

Retype Password :

Email:

Password :