Plus minus punya tabungan bareng pasangan

Buka Tabungan Bersama Pasangan Sebelum Menikah, Yes or No?

Persiapan pernikahan memang bukan hal yang sederhana. Baik pesta yang simpel atau hanya private dinner bersama keluarga dekat, tetap perlu pengeluaran yang tidak sedikit. Tentunya, bila tidak dipersiapkan dengan matang, maka Anda dan pasangan bisa kewalahan. Anda beruntung bila orangtua masih membantu mendanai pernikahan Anda, namun banyak pasangan yang lebih memilih untuk menggunakan dana pribadi yang ia kumpulkan bersama. Lalu, apakah perlu membuka akun tabungan bersama pasangan sebelum menikah?

 

YES...

Supaya ada komitmen untuk menabung

Apabila Anda ragu dengan cara pasangan dalam mengatur uangnya, maka membuka tabungan bersama adalah pilihan tepat. Dengan demikian, Anda dan pasangan akan merasa “dipaksa” untuk menyimpan sebagian dari penghasilan untuk dimasukkan ke dalam tabungan berdua. Selain itu, demi keamanan bersama, uang yang masuk dan keluar pun bisa selalu dicek oleh masing-masing pihak sehingga tidak ada yang akan merasa dirugikan.

 

Supaya bisa dilanjutkan

Ke depannya, setelah menjadi suami dan istri, Anda tentu akan punya lebih banyak mimpi dan rencana yang lebih besar, seperti bulan madu ke Jepang, beli rumah, punya anak, liburan sekeluarga, daftar anak di sekolah internasional, dan masih banyak lagi. Nah, tabungan ini bisa menjadi wadah untuk mengumpulkan dana demi masa depan sesuai dengan yang Anda impi-impikan.

 

NO...

Kalau belum punya rencana ke depan

Baru pacaran sebulan? Sepertinya terlalu cepat untuk buka tabungan bersama. Kecuali, Anda sudah benar-benar yakin untuk menikah dengan pasangan Anda. Atau, ada juga yang sudah berpacaran selama bertahun-tahun, tapi belum yakin juga. Sebaiknya, urungkan dulu niat untuk membuka tabungan bersama, daripada kesulitan mengembalikan dana bila terjadi hal-hal yang tidak diharapkan.

 

 

 

Kalau bisa mengatur keuangan sendiri

Anda dan pasangan cukup teliti mengatur keuangan? Kalau memang demikian, tidak perlu buka tabungan bersama, cukup bagi tugas untuk mengatur dana pernikahan. Misalnya, Anda menyimpan untuk kebutuhan besar seperti biaya catering, dekorasi, dan gedung, sedangkan pasangan Anda akan bertanggung jawab memegang dana untuk cetak undangan, baju pernikahan, souvenir, dan hal-hal lain yang lebih mendetil. Dengan catatan, Anda dan pasangan sudah terbuka dan saling percaya dengan keputusan tersebut.

MOST READ
(6)

5 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Manja

Mendidik anak bukanlah perkara mudah. Agar anak tidak menjadi manja, Anda bisa lakukan lima cara ini dalam mendidik mereka.

2. 5 Tips Agar Tak Salah Pilih Penginapan_thumb

5 Tips Memilih Tempat Menginap Saat Traveling

5 hal yang perlu jadi perhatian saat hendak mencari tempat penginapan

Jangan Sepelekan Sakit Gigi_rev-t

Jangan Sepelekan Sakit Gigi !

Sakit gigi sering kali menjadi anggapan penyakit yang tergolong ringan. Banyak dari Anda yang menyepelekan sakit gigi yang di derita, karena bisa saja keesokan hari sakit itu hilang.

Email:

Password :

Retype Password :

Email:

Password :