SYSTEMA-article-banner-18-4

Alasan untuk Tidak Melanjutkan Hubungan yang Sering Disangkal

Seringkali menjadi pertanyaan besar bagi diri sendiri, apakah saatnya sudah tepat untuk memulai kehidupan rumah tangga dengan pasangan saat ini? Apabila Anda dan pasangan sudah bertekad untuk maju ke dalam tahap selanjutnya, maka menikah adalah pilihan yang tepat. Namun, seringkali mereka yang sudah berpacaran cukup lama, malah jadi tidak yakin dengan keputusan yang harus dibuat selanjutnya. Tentu ada alasan dari ketidakyakinan tersebut. Apakah mungkin alasannya sudah sangat jelas, namun Andalah yang masih menyangkalnya?

Pasangan sering mem-bully secara fisik maupun verbal

Bicara soal bully, hal ini tidak bisa disangkal. Mungkin awalnya Anda bisa memaklumi ‘kebiasaan’ pasangan Anda ini, namun pikirkan jauh ke depan, apakah ketika status Anda berubah menjadi suami dan istri, bagaimana bila kebiasaan tidak bisa diubah? Perhatikan juga pendapat orang sekitar, apakah sudah banyak sekali orang terdekat yang mengingatkan Anda untuk mengakhiri hubungan tersebut? Jangan buang-buang waktu hanya untuk menutup kesempatan Anda bertemu dengan pasangan yang lebih pantas, yang akan mendukung dan menyayangi Anda, tidak hanya pakai hati dan emosi, tetapi menggunakan akal pikiran yang sehat, menempatkan Anda di posisi yang seharusnya dan menghargai Anda.

Anda memang tidak yakin dengan pasangan

Banyak hubungan yang diawali hanya karena rasa penasaran, lebih parahnya lagi, hubungan dijalankan hanya karena empati, bahkan sebagai pelarian dari hubungan yang sebelumnya. Anda maupun pasangan bisa saja menjadi ‘korban’ dari hubungan atas dasar ‘empati’ tersebut. Biasanya, hubungan ini lambat laun akan terasa membosankan, karena hati tidak sepenuhnya bisa mencintai. Apalagi kalau sebelumnya ada rasa trauma karena gagal menjalani hubungan dengan orang lain, lalu berusaha mencari cara untuk melupakan sakit hati dengan mengandalkan orang lain. Pikirkan kembali untuk melanjutkan hubungan tersebut, agar di masa depan, Anda tidak merana maupun hidup dengan penuh penyesalan.

Perbedaan keyakinan

Untuk hal yang satu ini, mungkin seringkali dianggap sebagai masalah yang sensitif. Namun, masalah agama adalah sesuatu yang besar dan penting dalam kehidupan. Bila Anda dan pasangan menganut agama dan pemahaman yang berbeda, pada awal menikah mungkin hal ini tidak akan jadi masalah. Namun, pikirkan ketika memiliki anak, apakah Anda rela bila anak nanti memeluk agama yang berbeda dengan Anda? Apabila hal ini memang tidak menjadi masalah dan Anda maupun pasangan sudah bertekad untuk membangun keluarga dengan agama yang beragam, maka berjuanglah untuk mewujudkan hal tersebut.

MOST READ
(3)

6 Perlengkapan yang Wajib Dibawa Saat Liburan

Simak beberapa perlengkapan wajib yang tidak boleh luput dalam tas Anda.

(10)

4 Ide Kencan Seru untuk Quality Time Bersama Pasangan

Quality time dengan pasangan bisa dilakukan dengan kencan. Berikut ide kencan seru yang bisa Anda coba!

Aktifitas Ini Bisa Membuat Gigi Berlubang

Salah satu penyebab gigi berlubang ialah latihan kardio. Berdasar kajian, diketahui bahwa atlet yang sering latihan kardio lebih mudah mengalami erosi gigi

Email:

Password :

Retype Password :

Email:

Password :