(6)

5 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Manja

Mendidik anak bukanlah perkara mudah. Perlu kesabaran, ketekunan dan keuletan orang tua. Terutama dalam menghadapi anak yang manja. Memang, manja adalah sifat alami anak-anak. Namun, bila ini dibiarkan tentu akan berdampak negatif pada anak Anda. Agar anak tidak menjadi manja, Anda bisa lakukan lima cara ini dalam mendidik mereka.

Berilah perhatian yang cukup

Perhatian kepada anak di sini tidak selalu diartikan dengan memberinya materi atau sesuatu yang membuat dia merasa manja. Namun, perhatian yang dimaksud adalah kasih sayang dan cinta. Karena pada dasarnya anak-anak belum mampu berkomunikasi dengan baik, interaksi dengan orang tua dan perhatian membuatnya merasa dihargai.

Dengan begitu, dia akan belajar bagaimana menghargai dan dihargai oleh orang yang dekat dengannya. Namun, hal yang perlu Anda ingat adalah jangan terlalu memberinya perhatian melebihi batas. Bisa-bisa anak akan menjadi makin manja bila Anda memberi perhatian lebih. Jadi, berilah perhatian yang sesuai.

Anda harus konsisten

Cara mendidik anak agar tak manja juga datang dari Anda. Di sinilah para orang tua harus konsisten menjalankan aturan yang sudah dibuat. Bila melihat anak menangis meminta sesuatu, biarkanlah dia merengek atau menangis. Setelah itu, Anda harus tegas menjelaskan kepadanya bahwa untuk mendapatkan sesuatu tidaklah mudah.

Biasanya orang tua akan merasa iba bila anak terus menangis meminta sesuatu. Di titik inilah konsistensi Anda akan diuji. Memang untuk hal satu ini perlu pengorbanan dan tidak mudah. Namun, seiring berjalannya waktu, jika Anda berkomitmen dan konsisten menjalankan aturan ini, maka Anda pun akan terbiasa.

Jangan membuatnya malas

Ketika anak mendapatkan masalah, biasanya orang tua akan spontan membantunya. Cobalah sesekali Anda membiarkannya. Hal ini penting untuk membiasakan dia memecahkan masalahnya sendiri. Bila Anda membantunya secara terus-menerus, anak akan terbiasa menunggu bantuan datang ketika menghadapi masalah.

Sebagai orang tua, Anda cukup memberinya nasihat atau sedikit bantuan bila diperlukan. Biarkan dia menyelesaikan tugasnya di bawah pengawasan Anda. Misalnya seperti membereskan mainan di rumah, mengambil makanan, membersihkan kamar, dan hal kecil lainnya.

Jelaskan pada anak tentang hukum sebab-akibat

Ketika anak memasuki usia lima tahun atau usia sekolah, mereka mulai mengerti tentang sesuatu. Untuk itu, Anda perlu menjelaskan tentang hukum sebab-akibat pada anak. Misalnya, bila dia menginginkan mainan, ajarkanlah untuk menabung mendapatkan mainan tersebut. Anak pun akan mengerti bahwa dengan menabung, dia akan bisa mendapatkan apa yang diinginkan.

Sebaliknya, jika mereka berbuat kesalahan, Anda harus memberinya teguran secara halus dan berikan penjelasan yang mudah dimengerti, mengapa hal tersebut salah dan mengapa harus dihindari. Dan yang terpenting, jangan menghukum anak secara fisik ataupun membentaknya ketika dia berbuat kesalahan karena hal ini membuat anak semakin memberontak.

Jangan terlalu menuruti kemauan anak

Mungkin hal ini terbilang sulit untuk Anda sebagai orang tua. Namun, menuruti semua yang anak inginkan bukan cara tepat agar mereka terbiasa hidup mandiri. Anak akan semakin menggantungkan pada orang lain dalam melakukan suatu hal dengan cara mudah.

Maka dari itu, Anda perlu membatasi memberi sesuatu yang mereka inginkan secara langsung. Biasakan memberi hadiah pada anak hanya ketika dia telah melakukan tugasnya dengan baik. Dengan cara ini, anak akan lebih memahami bahwa untuk mendapatkan sesuatu diperlukan usaha.

 

Meski manja merupakan sifat alami anak, jangan biarkan begitu saja. Semoga cara-cara di atas bisa membantu Anda mendidik anak agar tidak manja!

MOST READ
(6)

5 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Manja

Mendidik anak bukanlah perkara mudah. Agar anak tidak menjadi manja, Anda bisa lakukan lima cara ini dalam mendidik mereka.

2. 5 Tips Agar Tak Salah Pilih Penginapan_thumb

5 Tips Memilih Tempat Menginap Saat Traveling

5 hal yang perlu jadi perhatian saat hendak mencari tempat penginapan

Jangan Sepelekan Sakit Gigi_rev-t

Jangan Sepelekan Sakit Gigi !

Sakit gigi sering kali menjadi anggapan penyakit yang tergolong ringan. Banyak dari Anda yang menyepelekan sakit gigi yang di derita, karena bisa saja keesokan hari sakit itu hilang.

Email:

Password :

Retype Password :

Email:

Password :